Search Results: monitor

tempat kerja

Posted on Mei 28th, 2009 by admin in rasakan

Beberapa bulan lalu dalam rapat bulanan di tempat kerja ada ungkapan “mari kita buat tempat ini seperti dirumah” pernyataan dari salah seorang peserta rapat. Dalam sebuah keluargapun antara orang tua dengan anak, adik atau kakak, kadang berbeda pendapat, sampai kapanpun itu masih saudara kandung, akan seperti apa sikap kita? ketika berbeda pendapat dalam persaudaraan di lingkungan kerja, masyarakat, pendidikan, organisasi.

Ada celotehan yang terucap begitu saja entah tanpa proses berfikir tetapi jika ditelaah dengan seksama dan lebih bijak ini ada benarnya, mengapa tempat yang kita anggap seperti di rumah ini sebagian penghuninya tidak merasa nyaman, tempat ini telah dicampuri segala macam aktifitas lain yang benang merahnya sebagai tempat mencari nafkah yaitu bekerja, melihat kondisi yang ada serba pas-pas’an, ruangan jika hujan turun ada luapan dari saluran air, aroma masak makan siang, toilet, tempat sholat dan fungsi lainnya, yang terpenting keamanan alat kerja yang ada karena kita pernah kehilangan monitor dan laptop.

Masih banyak yang dilakukan dalam tataran aturan hidup kita melanggarnya, ditempat ini dapat berbuat apa saja, dapat berbuat dalam kebaikan atau keburukan, bagaimana penghuninya saja ketika salah satu penghuni melanggar aturan yang ada, bagaimana dengan penghuni yang lain? apakah kita menjaganya? Mungkin diperlukannya kontrol dari apa yang dilakukan dengan parameter alat ukurnya jelas bukan hanya prestasi dari proses pembelajaran tetapi budi pekerti dalam hidup sehari-hari.

mana monitornya?

Posted on September 16th, 2008 by admin in rasakan

jika di uji karena kita sudah menapaki pembelajaran, sudahkah kita belajar? untuk naik tingkat yang lebih tinggi? uji coba sebelum ujian yang sebenarnya, akan ditegur jika sudah keluar dari jalur , tahukah mana yang benar? mana yang samar-samar?

senin pagi ketika dibukanya minggu baru dalam bekerja, dikejutkan dengan berkurangnya populasi monitor dikantor, 3 monitor flat dan 1 laptop salah satunya monitor saya yang berpindah tangan atau berpindah tempat yang merawat, yah semoga tetap dirawat dengan baik itu monitor, saya mencoba untuk ikhlas pasrah bersabar karena sedang berpuasa.

tanpa banyak cerita kejadian begitu saja, sepertinya yang bekerjapun tak terpengaruh akan hal itu, semoga saja begitu.
semua terjadi pada saat akan melakukan syukuran atas hari berkibarnya bendera perusahaan ini yang berusia masih balita . . . . ha . . . . . haw . . . .

ada hikmah disuatu kejadian, maunya pada saat itu kita tetap buka puasa bersama saja, dengan bahan renungan apa yang kita alami, dengan miris hati, mungkin saja lupa akan kewajiban-kewajiban kita, mungkin saja ada yang tersakiti dengan sikap tutur kata sehari–hari, untuk itu saya dengan ketulusan hati pada bulan baik ini ijinkan mohon maaf jika ada khilaf.
hikmah yang lainnya mungkin saja akan diganti dengan yang lebih baik lagi, atau kita belum pantas memiliki itu semua, seketika saja terlintas saya merindukan ketika belum mempunyai apa-apa, belum seperti sekarang ini. kejadian ini apakah suatu anugrah atau hadiah?
sudah saya nantikan hari itu dengan memberikan hadiah dihari jadinya pada sabtu kemarin, persembahan yang sudah disiapkan buat kita bahan mengkaji diri agar semua dapat mengingat kembali seperti apa kita dulu setahun lalu, hari ini, dan akan datang. sekarang file itu masih tetap ada sebagai hadiah yang tertunda.

kiri atas/bawah : pengrusakan pada pintu dalam

tengah               : pengrusakan pintu luar sebagai akses utama

kanan                : meja kerja yang tanpa monitor