kotak makan

Posted on Nopember 7th, 2008 by admin in nikmati

ada sesuatu yang berubah tanpa disadari ketika aktifitas sehari hari, dimulai pada pagi hari datang ke kantor penuh dengan semangat mencari nafkah yang halal untuk mencukupi salah satu kebutuhan bagi keluarga. Jaman sekarang segala kebutuhan katanya serba mahal, tapi semua itu belum saya rasakan karena apa yang diinginkan dengan kesabaran selalu terwujud, ingin apa saja ada uangnya langsung dibeli, hingga suatu saat dengan  hening sejenak terpikir “betapa borosnya hidup saya ini”! ! !

sekarang segala kebutuhan sudah ada yang mengatur, karena kebutuhan yang lain sudah menanti agar dapat terpenuhi.  menghemat pada bagian makan  sehari-hari tanpa kontrol dari gizi dan kebersihannya, sekarang bahan makanan lebih terjaga pengolahannya oleh istri dirumah, lalu dia siapkan 2 kotak makanan yang berisi sarapan pagi dan makan siang. sungguh suatu hal yang menyeenangkan , bangga, bahagia, karena dapat menjaga makanan dengan menu seimbang, dapat menghemat dan lebih terkontrol dalam segi keuangan serta dapat membahagiakan istri dalam keindahan saling mengasihi.

komentar dari rekan kerja juga banyak, cieeee sarapan penuh cinta ha ha ha hahhhhh . . . . .            makan siang penuh kasih sayang,  luar biasa perbedaannya.

memanusiakan manusia

Posted on Nopember 7th, 2008 by admin in dilihat

Ini cerita tentang persahabatan, juga tentang hal-hal kecil yang memanusiakan. Kita tidak akan menyadarinya sampai suatu waktu seseorang mengungkapkan betapa berartinya hal kecil yang pernah kita lakukan untuk orang lain.

Ada yang selalu dilakukan Hendi setiap pagi dan sore di kantornya. Sebuah sapaan khas selalu diucapkannya setiap pagi kepada Surya, office boy (OB) kantor tempatnya bekerja. “Assalaamu’alaikum mas Surya, apa kabar? Keluarga sehat?” tentu saja yang disapa merasa senang dan membalasnya dengan senyum. Begitu pun setiap sore menjelang pulang, setiap kali berpapasan dengan Surya, “Mas Surya, saya pulang dulu ya, salam buat keluarga di rumah. Assalaamu’alaikum”.

Kadang jika siang hari, saat semua karyawan bergegas keluar kantor untuk makan siang, Hendi terlebih dulu mampir ke pantry menemui Surya. “Sudah makan siang mas?” yang ditanya selalu menjawab dengan senyum khasnya plus sejumput kalimat singkat, “saya sudah bawa pak, silahkan bapak makan duluan”. Hendi tak sekadar menyapa, sebetulnya dia sudah tahu jika hampir setiap hari Surya selalu membawa kotak makanan yang disiapkan isterinya dari rumah.

Tidak setiap hari Surya membawa kotak makan, Hendi tahu itu. Sebab ia sering membuka lemari di pantry tempat Surya biasa menyimpan kotak nasinya. Begitu ia tak mendapati kotak nasi, maka bukan pertanyaan “sudah makan siang mas?” melainkan sebuah ajakan tak berbunyi. Hendi menarik tangan OB itu dan mengajaknya ke kantin untuk makan bersama. Meski seringkali Surya menolak halus, “maaf pak, saya harus menuangkan air putih ke gelas-gelas yang sudah kosong”.

Suatu hari, Hendi mengajukan surat pengunduran diri dari kantornya. Ia mendapat tawaran bekerja di perusahaan lain dengan jabatan yang lebih tinggi dan sudah pasti gaji yang juga lebih besar. Karena Hendi merupakan salah seorang manager terbaik di perusahaan itu, pimpinannya berupaya mencegah Hendi meninggalkan kantor itu. Demi dapat menahan lelaki itu pindah pekerjaan, pimpinannya menawarkan promosi jabatan dan gajinya dinaikkan.

Namun Hendi tak bergeming dengan tawaran itu. Tekadnya sudah bulat untuk berpindah kantor. Pun seorang Sarah yang menahannya, lelaki itu tetap pada pendiriannya. Sarah, gadis cerdas, cantik dan profesional yang selama hampir setahun dekat dengan Hendi tak berhasil membuat Hendi mengurungkan niatnya.

Selama lebih dari dua pekan, segala upaya pimpinan dan semua rekan kantornya menahan Hendi tak membuahkan hasil. Sampai akhirnya hari yang ditentukan itu pun tiba. Hendi memeluk satu persatu rekan kerjanya, mulai dari pimpinan perusahaan, para manager partner kerjanya, dan semua staff di perusahaan itu. Tetes air mata Sarah pun tak membuat hatinya mendung, “kita masih bisa bertemu kok…”, katanya.
Orang terakhir yang hendak dipeluk Hendi adalah Surya. Sang OB yang sejak mengetahui rencana kepindahan ‘sahabatnya’ itu sering terlihat murung. Hendi mendekati Surya dan memeluk tubuh kecil lelaki itu. Saat memeluk sang OB, terasa gerimis di hatinya mendengar kalimat, “selama saya bekerja di sini, hanya pak Hendi yang benar-benar memanusiakan saya. Saya tidak tahu apakah masih bisa mendengar sapaan di pagi, siang dan sore seperti yang biasa bapak lakukan untuk saya…”

Pelukannya semakin kuat dan Hendi merasa tak ingin melepaskan Surya. Ia menjatuhkan tas di tangannya dan meminta Surya untuk meletakkannya kembali ke meja kerjanya. “Tolong letakkan kembali barang-barang saya di meja kerja saya ya mas…” pintanya.

Ketika tidak ada yang mampu membuat seseorang mengubah pendiriannya, sahabat bisa. Sapalah sahabat, dan lihatlah betapa berharganya Anda baginya.
Oleh Bayu Gawtama
eramuslim.com

spesial untuk sang office boy yang sedang pemulihan badan. tetap jaga kesehatan yang katanya orang pintar itu tidak pernah masuk angin. :)

Poskoku

Posted on Oktober 27th, 2008 by admin in rasakan

Di tempat ini menapakan kaki sekitar 2 tahun lalu, nama posko dia diberikan karena untuk para relawan ketika bencana Tsunami Aceh diakhir tahun itu, tempat sebagai kantor atau aktivitas kontroling informasi. Awal pertemuan satu sama lain berkenalan berkomunitas menyatukan salah satu ide gagasan yang tercurah dalam media terknologi informasi.
Ditempat ini juga yang menjadi saksi bagi sebagian rekan-rekan berbagi cerita, tempat ini sangat berkesan bagiku selama ini, disini menjadi gudang cerita-cerita bahagia, senang sedih dan lainnya bahkan cerita cinta juga telah menghiasi bagi yang pernah singgah di tempat ini.

Selama 3 tahun lebih komunitas ini berlabuh datang dan pergi, dapat sebagai alamat identitas diri selama di ibu kota Jakarta, termasuk aku sendiri pernah tinggal lebih lama dapat merasakan bagaimana suasana ketika rekan-rekan berkumpul bercanda berbagi cerita atau sekedar mencari ketenangan diri ketika memang tempat ini bersahaja terhadap lingkungan sekitarnya.

Berjalannya waktu bagi siapa saja yang menghiasi tiap sudut tempat ini merasakan kesan tersendiri hingga saja di akhir bulan september 2008 bertepatan menjelang hari raya idul fitri 1429 H, tempat ini akan kosong, karena ditinggalkan penghuni untuk mudik ke kampung halamannya masing-masing. Saur dan masakanku yang terakhir untuk sementara dimasa lajang kupersembahkan buat mereka dengan menu yang mereka gemari nasi liwet lalapan ikan asin diatas daun pisang penuh kebersamaan terasa salam perpisahan untuk berhari raya dengan keluarga sudah didepan mata. Rasa syukurku hingga pada saat itu masih dengan eratnya tali persaudaraan diantara kami.

Dan ternyata memang benar itu yang terakhir untuk berkumpul seperti itu, dikarenakan posko itu akan berakhir pada akhir September 2008 dan tidak akan diperpanjang kembali masa sewanya, setelah hari raya harus mencari tempat kembali sebagai posko. Terima kasih poskoku yang telah memberikan keteduhan dari panasnya kota Jakarta, kucuran dari langit air hujan ketika tercurah, hantaman angin berhembus, poskoku yang telah memberikan inspirasi, mendengarkan jeritan-jeritan hati, gundah yang menerpa, tersenyum pada saat gembira.

Terima kasih poskoku. Jl. Mampang Prapatan XI/3A Jakarta Selatan.

pindahan 19 Oktober 2008

Posko Baru : Jl Praja Dalam No.1 RT 06/05 Kebayoran Lama Selatan Jakarta Selatan.

mana monitornya?

Posted on September 16th, 2008 by admin in rasakan

jika di uji karena kita sudah menapaki pembelajaran, sudahkah kita belajar? untuk naik tingkat yang lebih tinggi? uji coba sebelum ujian yang sebenarnya, akan ditegur jika sudah keluar dari jalur , tahukah mana yang benar? mana yang samar-samar?

senin pagi ketika dibukanya minggu baru dalam bekerja, dikejutkan dengan berkurangnya populasi monitor dikantor, 3 monitor flat dan 1 laptop salah satunya monitor saya yang berpindah tangan atau berpindah tempat yang merawat, yah semoga tetap dirawat dengan baik itu monitor, saya mencoba untuk ikhlas pasrah bersabar karena sedang berpuasa.

tanpa banyak cerita kejadian begitu saja, sepertinya yang bekerjapun tak terpengaruh akan hal itu, semoga saja begitu.
semua terjadi pada saat akan melakukan syukuran atas hari berkibarnya bendera perusahaan ini yang berusia masih balita . . . . ha . . . . . haw . . . .

ada hikmah disuatu kejadian, maunya pada saat itu kita tetap buka puasa bersama saja, dengan bahan renungan apa yang kita alami, dengan miris hati, mungkin saja lupa akan kewajiban-kewajiban kita, mungkin saja ada yang tersakiti dengan sikap tutur kata sehari–hari, untuk itu saya dengan ketulusan hati pada bulan baik ini ijinkan mohon maaf jika ada khilaf.
hikmah yang lainnya mungkin saja akan diganti dengan yang lebih baik lagi, atau kita belum pantas memiliki itu semua, seketika saja terlintas saya merindukan ketika belum mempunyai apa-apa, belum seperti sekarang ini. kejadian ini apakah suatu anugrah atau hadiah?
sudah saya nantikan hari itu dengan memberikan hadiah dihari jadinya pada sabtu kemarin, persembahan yang sudah disiapkan buat kita bahan mengkaji diri agar semua dapat mengingat kembali seperti apa kita dulu setahun lalu, hari ini, dan akan datang. sekarang file itu masih tetap ada sebagai hadiah yang tertunda.

kiri atas/bawah : pengrusakan pada pintu dalam

tengah               : pengrusakan pintu luar sebagai akses utama

kanan                : meja kerja yang tanpa monitor

kembali ke selera asal 2

Posted on Agustus 26th, 2008 by admin in nikmati

lilin yang lembut dapat juga meleleh dengan panasnya api yang membakar sumbu, dengan begitu dia dapat menerangi di kegelapan malam,tetapi dirinya sendiri terbakar. dengan filosofi itu inginku dapat menerangi juga dengan apa yang dipunya, semakin banyak ku tahu akan suatu hal semakin banyak pula yang ingin berekplorasi dengan hal baru, tetapi langkah begitu sulit lepas dan masih harus kembali ke selera asal 1 sampai kapankah?

dalam sujud syukur kuucapkan terima kasih atas segalanya karena masih diberi kesempatan mencari tempat penghasilan hingga sekarang, semakin ku tahu apa yang dikerjakan pertanyaan demi pertanyaan datang, apakah sudah benar cara ku dalam bekerja? apa yang dikerjakan? lama ku cari damai dengan hati, ketika suatu hari harus mengurusi pekerjaan dengan instansi pemerintah yang tidak tahu duduk persoalannya, tiba-tiba saja aku datang hanya untuk dimarahi . . . . ? sudah malam dengan wajah kecewa,muak,kesal campur aduk dan tambah memuncak rasa itu dua kali lipat ternyata yang diurusi itu memang tidak ada pekerjaannya alias fiktif !

mohon maaf saja ketika suatu hari aku akan menghindari pekerjaan ini, bukan karena itu saja kalaupun ada pekerjaannya tetapi segala dokumentasi penuh dengan ketidaksesuaian sebagai perusahaan yang layak menerima pekerjaan. aku menyadari bahwa piring nasiku berada diperusahaan ini yang masih membutuhkan pekerjaan banyak agar cepat berkembang dan bercita-cita sukses bersama.
masih percaya pada kemampuan semua yang ada disini bahwa tanpa seperti itu kita masih bisa berbuat yang terbaik, aku sedang memperbaiki diri agar hidup di dunia ini lebih berarti.

mohon maaf semuanya . . . .
terima kasih atas semuanya . . . .
suatu hari nanti, akan dimintai pertanggungjawaban apa yang kita kerjakan!

kembali ke selera asal 1

Posted on Juli 10th, 2008 by admin in nikmati

dimulai dari nol menapakan kaki dalam dunia yang baru penuh tantangan dunia yang sebagian orang menilai icon percepatan dalam penyampaian informasi, terlebih spesifik teknologi informasi (IT) kurang lebih berjalan 2 tahun lalu. (red-2006) tidak mengerti harus bagaimana? kemana? dengan siapa? kapan? pertanyaan pada saat itu. merasa berada diujung sebagai penentu atas suksesnya suatu hasil dalam sebuah tim sebagai pelaksana pertama pembuka jalan untuk yang lain dapat melanjutkan pekerjaan berikutnya.

pelelangan pekerjaan dipemerintahan republik ini baru kusadari tenyata berproses seperti ini yang sekarang aku rasakan, dapat digambarkan bahwa pekerjaan yang terdahulu dalam sebuah project instalasi listrik industri dimana sebagai ekor pelaksana setelah beberapa proses. kini harus menjadi kepala, ternyata seperti diatas sebagai pembuka jalan didepan agar tercapai guna melanjutkan tongkat estafet pada bagian berikutnya, inilah pekerjaan memerlukan kerjasama tim yang solid.

jambak-jambakan dengan orang botak
ingin hati belajar sesuatu yang baru mengenai pelelangan tetapi bertemu dengan orang sama tidak pernah mengerti proses tersebut, pada saat itu pendaftaran lelang dibuka dalam bidang re-design web di departemen pemerintahan pusat. beruntung kita punya banyak partner yang lebih mengetahui akan proses tersebut sehingga kita dapat banyak belajar dari mereka. terima kasih yah

untuk yang pertama kali ini memang kita gagal mendapatkan pekerjaan tersebut, tetapi sedikit banyak telah mengetahui apa? bagaimana? seperti apa? caranya mengkuti sebuah pelelangan. semakin tumbuhlah sedikit demi sedikit rambut kami untuk saling jambak.

ditahun yang sama setelah menalami kegagalan dari yang pertama kami dengan kemampuan yang terbatas mencoba untuk dapat menjadi pemenang dalam pekerjaan itu, dari personel hanya berlima dalam eksekusi yang mendukung dalam moral dan semangat serta tenaga juga ada.
bersyukur kita mendapatkan 2 pekerjaan hampir bersamaan diakhir tahun yang sama (2006)

tak pernah berhenti hanya disini, pelelangan kecil-kecilan masih berjalan mengalir begitu saja walau pedaftaran tiap pekerjaan yang dikira wilayah kemapuan kita kenapa tidak mencobanya?
memasuki tahun berikutnya sedikit harus beradaptasi kembali dengan dunia perlelangan yang dikarenakan lebih sepanjang tahun 2007 tidak pernah mengurusi proses yang bergitu memerlukan energi yang tinggi. apapun yang dapat kerjakan kerjakanlah dengan baik, penuh tanggungjawab, karena kita tidak pernah bisa memilih kapan datangnya suatu rezeki yang sudah diatur menurut takarannya.

disinilah harus membuka dokumen-dokumen lama yang pernah dicampakan begitu saja untuk dapat kubuka kembali agar teringat-ingat pada saat itu hanya bisa mempelajari apa penyebab dari kegagalan itu. apa yang kita dapat perbuat ketika suatu pekerjaan dapat diraih oleh orang lain?
inginnya berlari menghindari perkerjaan ini, agar dapat berekplorasi ke bagian lain dimana ada kemauan pasti terbuka jalannya, suatu saat nanti pasti kutemukan apa yang kucari, jalan itu masih tertunda bagiku, saat ini harus kembali keselera asal (tenderman) yooo maaannnnn . . . . . . !

juli 10, 2008

amanah baru

Posted on Juni 25th, 2008 by admin in dilihat

Disisa kekuatan iman seperti sekarang ini, ingin aku menambahkanya dalam kebaikan, bertambah ilmu dan amanah akan ditunaikan, serta penyimpangan dan kemungkaran yang tidak baik akan berusaha dilenyapkan ataupun berkurang.

bertambah pula amanah hari ini sebagai pengganti rekan kerja, ehmm . . . .

ini tantangan baru aku harus coba, berusaha untuk bisa, mohon bantuannya juga ya ! doakan saja semoga dapat aku jalankan hingga selesai, bukan hanya itu untuk esok hari dibagian lain akan ada lagi untuk sebagai pengganti, karena beliau mengikuti pelatihan selama 2 hari.
hendaklah para pemimpin dan atasan memberikan keteladanan yang baik kepada bawahan, ini cermin aku masa depan yang ditanamkan sekarang.

pekerjaan ini adalah amanah sebagaimana halnya kita menunaikan shalat,zakat, puasa maka laksanakanlah pekerjaan tersebut dengan benar. karena aku percaya bahwa yang diberi amanah itu hendaklah bertaqwa kepadaNya! sebagai orang-orang terpilih akan menunaikan amanatnya, serta menepatinya sebagai ciri orang beriman.

Aku tidak berambisi untuk memegang jabatan tertentu, bukan karena aku tidak yakin dengan kemampuan sendiri, juga bukan karena aku punya stabilitas moral yang mantap, karena semua sudah mendapatkan posisi dan rezekinya masing masing yang berbeda, lakukanlah bersyukur dengan apa yang sudah didapatkan sekarang.

Maha pemberi rizki sedang membentuk aku, apakah dapat menjaga amanah ini?

mungkin menguji dengan banyak masalah, mulai dari masalah keluarga, orang tua, teman-teman tempat kerja, bisa saja berupa berhutang.

aku harus menjadi kebanggaan bagi mereka menjaga melaksanakan amanah ini,dan yang betul-betul memiliki keahlian akan hal ini, juga dapat dipertanggungjawabkan keamanahannya. semoga . . .

secret code

Posted on Juni 20th, 2008 by admin in dilihat

ada email masuk berisikan :

*Coba yah, menarik deh,*
 
*Hanya orang yang mempunyai kemampuan lebih yang dapat membuka File ini.
Jika seandainya Anda sukses membuka File ini maka Anda akan menemukan
nama-nama orang yang pernah dan bisa membuka file ini. Nah sekarang giliran
Anda untuk mencobanya!*
 
*Seorang laki-laki mau masuk ke ruang kerjanya, tetapi ia lupa dengan
passwordnya, yang dia ingat hanya lima angka. Berikut petunjuk untuk lima
angka tersebut:*
 
*1. Angka ke lima di tambah angka ke tiga sama dengan empat belas*
 
*2. Angka ke empat lebih besar satu angka dari angka ke dua*
 
*3. Angka pertama lebih kecil satu angka dari dua kali angka ke dua*
 
*4. Angka ke dua di tambah angka ke tiga sama dengan sepuluh*
 
*5. Jumlah keseluruhan angka tersebut sama dengan tiga puluh*
 
* Berapakah kelima angka tersebut?*
 
* Jawabannya merupakan kunci untuk membuka File tersebut.*
 
* Jika Anda berhasil membuka file ini silakan tulis nama Anda di dalam
daftar tersebut, dan kemudian kirimkan kembali ke teman dekat Anda…*
 
cuma lima angka doang . . . .

diluar kebiasaan

Posted on Juni 19th, 2008 by admin in dilihat

memperhatikan beberapa hari ini akan suasana kerja yang fluktuatif, yang sibuk, yang santai, pura-pura sibuk, lagi asik, eh . . . lagi asik terusik, maaf yah . . . ada yang mikirin yang ga perlu dipikir, ada yang ngerjain tapi dikerjain, senyum senyum ketawa ketawa marah marah diem diem cemberut cemberut manyun manyun . . . . . ko diulang-ulang sih ko diulang-ulang sih ko diulang-ulang sih . . . . ! sampe ada yang demi kepentinganya ga mau tau gimana caranya terpenuhi!. emang seberat beratnya kerjaan lebih berat lagi ga kerja. apakah efektif yang kita kerjakan?

akhir-akhir ini gw sering pulang malem, maunya efektif sebanding dengan apa yang didapet, mudah mudahan doain aja, demi kelangsungan ke depan akan seperti apa? kita bisa liat gambarannya apa yang kita kerjakan sekarang. segera tentukan arah langkahnya! pelajari bertahap tanya sana sini bulatkan tekad, pasti bisa! karena gw tidak mau seperti tujuan awal yang berantakan.
dukungan lingkungan sekitar sangatlah penting, gw mau ngerawat suasana yang ada biar lebih nyaman dalam suasana apapun, apakah tetep seperti kebiasaanya? apakah dengan lebih aktif? apakah dengan penuh semangat? apakah dengan berdiam diri? ataukah melakukan sesuatu yang baru?
maunya sih memberikan sesuatu yang berbeda dalam meningkatkan kualitas diri diluar kebiasaan.

mohon padaMu

Posted on Juni 13th, 2008 by admin in rasakan

ku bersyukur padaMu ya rabb sang pemilik alam raya ini, yang telah mempertemukan arti tentang hidup dan mempertautkan hati ini dalam satu rasa yang indah, semoga rasa yang telah kau beri tetap ada dalam bimbinganMu sehingga senantiasa engkau ridhoi peliharalah hati ini agar tetap lembut dalam bertutur santun dalam bertindak serta bukakanlah untuk dapat melangkah hadir dalam surgaMu yang telah kau janjikan kepada hamba beriman.

ku berterima kasih padaMu yang telah memberiku rasa cinta dan sayang nan indah, semoga ini tidaklah lekang dalam serpihan waktu. tidak ada kesempurnaan dalam manusia siapun itu, kuberharap kehadiranku mampu menyempurnakan hidupmu juga hadirmu akan kujadikan penyempurna disisa hidupku. ampunilah dengan segala maaf yang terhormat jika tutur sapaku dan tingkah laku mengundang amarahmu yang tak tertahankan mengoreskan luka hatimu yang teramat sangat semua itu dengan izinnya akan kuhapus lukamu sebagai rasa penghormatanku padamu dengan rasa cintaku yang tulus dan ikhlas.