Archive for the ‘nikmati’ Category

Laki-laki sejati

Posted on Agustus 10th, 2009 by admin in nikmati

suatu kewajiban bagi yang telah wajib menjalankannya,
biarlah peluh dan letih kepenatan mengiringi hari ini dan selanjutnya, kelak semua itu akan
menjadi saksi dihadapan Allah SWT,
bersama tungkai kaki yang kaku, otot yang mengeras, pundak yang berat, kepala yang berputar
terus berfikir, bathin yang merintih menghadapi semua beban kerja mencari nafkah untuk keluarga
tercinta yang harus dipenuhi.

Doa anak dan istri iringi sepanjang jarak tempuh dalam perjalanan “hati-hati dijalan ya . . . ! “
juga perlindungan malaikat hingga tiba kembali di tengah keluarga, tiada balasan yang pantas
selain dengan senyuman manis keluarga penuh kebagiaan.

untuk Bapak-bapak kita, laki-laki, suami-suami.

kamera

Posted on April 23rd, 2009 by admin in nikmati

null

Shubuh yang masih terasa dingin ringtone berdering, D.Kusmanto menayakan “kang sudah siap berangkat?” tentu saja jawabku, walau beberapa suap oleh istri masih dimulut untuk melumatkan sarapan.

Berangkat dengan berboncengan sepeda motor dengan penuh semangat dikejutkan dengan ban belakang pecah hingga terjadi oleng pada saat itu kecepatan cukup tinggi, ini bagian perjuangan kang! celotehnya sambil mencari tambal ban terdekat. Karena kami harus datang tepat waktu sehingga memutuskan untuk ganti ban dalam motor dengan yang baru.

Tiba di lokasi bergegas cek tempat untuk mengambil sudut objek yang telah disediakan oleh panitia acara, cek kamera yang resolusinya tinggi penguasaan terhadap kamera sangat diperlukan agar tidak terjadi kesalahan yang disebabkan oleh kameramen maupun alat itu sendiri. seperti seorang kameramen profesional saja semoga saja sambil tersenyum. Waktu terus bergulir semua sudah siap dan acarapun segera dimulai, oke take kemera on

Dalam pengambilan objek disebuah acara konsentrasi tinggi sangat diperlukan fokus pada acara fleksibilitas tiap momen agar menghasilkan sebuah tayangan yang menarik untuk dinikmati audien yang hadir dalam sebuah talkshow, semua terekam baik sebelum masuk ruang editor.

Acara belangsung selama kurang lebih 5 jam dengan segala persiapan teknis kamera, didukung tata ruang yang rapih menjadikan acara berjalan lancar, bagian terpenting inti dari acara tersebut tersampaikan kepada para audien yang hadir. Semoga ini menjadi salah satu langkah maju untuk memperkaya pengalaman yang berbeda.

dalam hidup

Posted on April 22nd, 2009 by admin in nikmati

Sore kemarin pertanda hari itu telah berlalu yang telah kita isi semua dengan berbagai kesibukan dimulai dari yang wajib,sunah fardu hingga yang mubah, sampai terasa begitu letih, badan sakit pegal kini hanya tinggal mata yang meredup sangat berat, mengendurnya pembuluh darah, pompa jantung pelan dan organ tubuh semua tenang, jaringan otak perlahan stop keluarkan zat untuk konsentrasi berganti dengan alirkan anti strees yaitu tanpa sadar tertidur. Semua terjadi secara otomatis hebat, kecuali insomnia.
Suatu saat nanti kelak tangan dan kaki akan menjadi saksi keletihan, kelelahan dihadapan tuhan, setiap peluh seorang pencari nafkah akan menjadi saksi dinaungi keberkahan semoga saja disempurnakan apa yang sudah kita upayakan oleh tuhan, dari niat yang belum lurus hingga banyak salah dalam ikhtiar mengembalikan yang bukan haknya seperti piring tetangga, atau penghapus teman, baik yang disengaja maupun tidak dan masih banyak yang lainnya,
Berapa banyak air susu para ibu yang direguk bayinya? satu hisapan sama dengan satu kebaikan, maka berbahagialah bagi para ibu yang menyusui, Kelak generasi yang akan datang dalam kecerdasan dimasa dewasanya sebanding dengan keringat yang dikeluarkan sesorang ketika menjadi anak-anak.

tanyakanlah pada ibu anda apakah pada masa kecil ASI saya cukup?
dalam hal ini hingga berumur 2 tahun.

terlahir kembali

Posted on April 1st, 2009 by admin in nikmati

Aku ini jauh dari sempurna, tapi tetap hambaMukan? sempurnakanlah kami agar dapat saling memahami, mengenal, menjaga perasaan, hingga tidak ada yang tersakiti.

Suatu ketika harus menjadi pemegang kendali suatu urusan yang menyangkut orang banyak diamanahi titipan untuk dikelola dengan baik, baik itu berupa benda mati maupun yang bernyawa tanpa ilmu pengalaman lingkungan yang mendukung semua itu terasa berat perjuangan menjalaninya.

setidaknya aku akan menjadi pemimpin rumah tangga yang tidak akan lama lagi ada anggota baru si buah cinta kami sebagai amanah yang tak ternilai dariNya, suatu hari nanti akan ditanyakan kembali “ke arah manakah meraka akan engkau bawa”? sudahkah kita menunjukan arah jalan yang akan mereka tuju? sudahkah kita memberikan bekal untuk perjalanan mereka? dari manakah bekal itu kita dapatkan? dengan cara apa kita mendapatkannya? pertanyaan demi pertanyaan selalu menghinggapi seisi ruang kepalaku yang sudah harus segera di upgrade atau install ulang dengan yang lebih baru, semua itu segera terjadi dengan perlahan dan aku akan merasa menjadi orang yang terlahir kembali seperti si buah hati nanti, sehingga kami sama-sama menapaki kehidupan yang baru bersama.

Akan seperti apakah seseorang dikemuadian hari? pernah ku mendengar itu pertanyaan, jawabannya kita lihat saja apa yang dilakukannya sekarang.

Kini semakin tahu arah hidup ku dengan membangun poros individu yang kuat, karena tak ingin lagi membuang waktu dengan tidak bermanfaat. Masa lalu akan menjadi cerminan pada hari ini untuk menatap masa depan sama hal nya dengan dari manakah kita? sedang berbuat apa sekarang? dan akan kemana?  bagiku pertanyaan mudah dijawab akan tetapi itu semua memerlukan kesungguhan, keteladanan, pengalaman, kesabaran serta waktu sedikit lama karena aku harus membangunnya dari awal yang dimana selama ini terasa jauh dari kelayakan orang hidup ketika disuguhkan dengan pertanyaan-pertanyaan itu.

jalan dakwah

Posted on Februari 10th, 2009 by admin in nikmati

daun yang kering berguguran di pohon dakwah terjadi dalam rentang waktu tertentu, tetapi pohon dakwah itu tidak pernah kehabisan cara untuk menumbuhkan tunas barunya, daun yang gugur tercatat dalam sejarah yang manis selalu dikenang walaupun tak lebih menjadi kumpulan sampah. Tidak ada salahnya dengan memilih hidup dijalan dakwah, bukan suatu kesalahan berjalan beriringan, dapat dikatakan sebuah kesalahan adalah ketidaksabaran dalam berjuang dalam menempuhnya.

berat amanah ini menjadi satu titian dalam menuju surga yang abadi amin.

semoga

kotak makan

Posted on Nopember 7th, 2008 by admin in nikmati

ada sesuatu yang berubah tanpa disadari ketika aktifitas sehari hari, dimulai pada pagi hari datang ke kantor penuh dengan semangat mencari nafkah yang halal untuk mencukupi salah satu kebutuhan bagi keluarga. Jaman sekarang segala kebutuhan katanya serba mahal, tapi semua itu belum saya rasakan karena apa yang diinginkan dengan kesabaran selalu terwujud, ingin apa saja ada uangnya langsung dibeli, hingga suatu saat dengan  hening sejenak terpikir “betapa borosnya hidup saya ini”! ! !

sekarang segala kebutuhan sudah ada yang mengatur, karena kebutuhan yang lain sudah menanti agar dapat terpenuhi.  menghemat pada bagian makan  sehari-hari tanpa kontrol dari gizi dan kebersihannya, sekarang bahan makanan lebih terjaga pengolahannya oleh istri dirumah, lalu dia siapkan 2 kotak makanan yang berisi sarapan pagi dan makan siang. sungguh suatu hal yang menyeenangkan , bangga, bahagia, karena dapat menjaga makanan dengan menu seimbang, dapat menghemat dan lebih terkontrol dalam segi keuangan serta dapat membahagiakan istri dalam keindahan saling mengasihi.

komentar dari rekan kerja juga banyak, cieeee sarapan penuh cinta ha ha ha hahhhhh . . . . .            makan siang penuh kasih sayang,  luar biasa perbedaannya.

kembali ke selera asal 2

Posted on Agustus 26th, 2008 by admin in nikmati

lilin yang lembut dapat juga meleleh dengan panasnya api yang membakar sumbu, dengan begitu dia dapat menerangi di kegelapan malam,tetapi dirinya sendiri terbakar. dengan filosofi itu inginku dapat menerangi juga dengan apa yang dipunya, semakin banyak ku tahu akan suatu hal semakin banyak pula yang ingin berekplorasi dengan hal baru, tetapi langkah begitu sulit lepas dan masih harus kembali ke selera asal 1 sampai kapankah?

dalam sujud syukur kuucapkan terima kasih atas segalanya karena masih diberi kesempatan mencari tempat penghasilan hingga sekarang, semakin ku tahu apa yang dikerjakan pertanyaan demi pertanyaan datang, apakah sudah benar cara ku dalam bekerja? apa yang dikerjakan? lama ku cari damai dengan hati, ketika suatu hari harus mengurusi pekerjaan dengan instansi pemerintah yang tidak tahu duduk persoalannya, tiba-tiba saja aku datang hanya untuk dimarahi . . . . ? sudah malam dengan wajah kecewa,muak,kesal campur aduk dan tambah memuncak rasa itu dua kali lipat ternyata yang diurusi itu memang tidak ada pekerjaannya alias fiktif !

mohon maaf saja ketika suatu hari aku akan menghindari pekerjaan ini, bukan karena itu saja kalaupun ada pekerjaannya tetapi segala dokumentasi penuh dengan ketidaksesuaian sebagai perusahaan yang layak menerima pekerjaan. aku menyadari bahwa piring nasiku berada diperusahaan ini yang masih membutuhkan pekerjaan banyak agar cepat berkembang dan bercita-cita sukses bersama.
masih percaya pada kemampuan semua yang ada disini bahwa tanpa seperti itu kita masih bisa berbuat yang terbaik, aku sedang memperbaiki diri agar hidup di dunia ini lebih berarti.

mohon maaf semuanya . . . .
terima kasih atas semuanya . . . .
suatu hari nanti, akan dimintai pertanggungjawaban apa yang kita kerjakan!

kembali ke selera asal 1

Posted on Juli 10th, 2008 by admin in nikmati

dimulai dari nol menapakan kaki dalam dunia yang baru penuh tantangan dunia yang sebagian orang menilai icon percepatan dalam penyampaian informasi, terlebih spesifik teknologi informasi (IT) kurang lebih berjalan 2 tahun lalu. (red-2006) tidak mengerti harus bagaimana? kemana? dengan siapa? kapan? pertanyaan pada saat itu. merasa berada diujung sebagai penentu atas suksesnya suatu hasil dalam sebuah tim sebagai pelaksana pertama pembuka jalan untuk yang lain dapat melanjutkan pekerjaan berikutnya.

pelelangan pekerjaan dipemerintahan republik ini baru kusadari tenyata berproses seperti ini yang sekarang aku rasakan, dapat digambarkan bahwa pekerjaan yang terdahulu dalam sebuah project instalasi listrik industri dimana sebagai ekor pelaksana setelah beberapa proses. kini harus menjadi kepala, ternyata seperti diatas sebagai pembuka jalan didepan agar tercapai guna melanjutkan tongkat estafet pada bagian berikutnya, inilah pekerjaan memerlukan kerjasama tim yang solid.

jambak-jambakan dengan orang botak
ingin hati belajar sesuatu yang baru mengenai pelelangan tetapi bertemu dengan orang sama tidak pernah mengerti proses tersebut, pada saat itu pendaftaran lelang dibuka dalam bidang re-design web di departemen pemerintahan pusat. beruntung kita punya banyak partner yang lebih mengetahui akan proses tersebut sehingga kita dapat banyak belajar dari mereka. terima kasih yah

untuk yang pertama kali ini memang kita gagal mendapatkan pekerjaan tersebut, tetapi sedikit banyak telah mengetahui apa? bagaimana? seperti apa? caranya mengkuti sebuah pelelangan. semakin tumbuhlah sedikit demi sedikit rambut kami untuk saling jambak.

ditahun yang sama setelah menalami kegagalan dari yang pertama kami dengan kemampuan yang terbatas mencoba untuk dapat menjadi pemenang dalam pekerjaan itu, dari personel hanya berlima dalam eksekusi yang mendukung dalam moral dan semangat serta tenaga juga ada.
bersyukur kita mendapatkan 2 pekerjaan hampir bersamaan diakhir tahun yang sama (2006)

tak pernah berhenti hanya disini, pelelangan kecil-kecilan masih berjalan mengalir begitu saja walau pedaftaran tiap pekerjaan yang dikira wilayah kemapuan kita kenapa tidak mencobanya?
memasuki tahun berikutnya sedikit harus beradaptasi kembali dengan dunia perlelangan yang dikarenakan lebih sepanjang tahun 2007 tidak pernah mengurusi proses yang bergitu memerlukan energi yang tinggi. apapun yang dapat kerjakan kerjakanlah dengan baik, penuh tanggungjawab, karena kita tidak pernah bisa memilih kapan datangnya suatu rezeki yang sudah diatur menurut takarannya.

disinilah harus membuka dokumen-dokumen lama yang pernah dicampakan begitu saja untuk dapat kubuka kembali agar teringat-ingat pada saat itu hanya bisa mempelajari apa penyebab dari kegagalan itu. apa yang kita dapat perbuat ketika suatu pekerjaan dapat diraih oleh orang lain?
inginnya berlari menghindari perkerjaan ini, agar dapat berekplorasi ke bagian lain dimana ada kemauan pasti terbuka jalannya, suatu saat nanti pasti kutemukan apa yang kucari, jalan itu masih tertunda bagiku, saat ini harus kembali keselera asal (tenderman) yooo maaannnnn . . . . . . !

juli 10, 2008