Archive for the ‘rasakan’ Category

tempat kerja

Posted on Mei 28th, 2009 by admin in rasakan

Beberapa bulan lalu dalam rapat bulanan di tempat kerja ada ungkapan “mari kita buat tempat ini seperti dirumah” pernyataan dari salah seorang peserta rapat. Dalam sebuah keluargapun antara orang tua dengan anak, adik atau kakak, kadang berbeda pendapat, sampai kapanpun itu masih saudara kandung, akan seperti apa sikap kita? ketika berbeda pendapat dalam persaudaraan di lingkungan kerja, masyarakat, pendidikan, organisasi.

Ada celotehan yang terucap begitu saja entah tanpa proses berfikir tetapi jika ditelaah dengan seksama dan lebih bijak ini ada benarnya, mengapa tempat yang kita anggap seperti di rumah ini sebagian penghuninya tidak merasa nyaman, tempat ini telah dicampuri segala macam aktifitas lain yang benang merahnya sebagai tempat mencari nafkah yaitu bekerja, melihat kondisi yang ada serba pas-pas’an, ruangan jika hujan turun ada luapan dari saluran air, aroma masak makan siang, toilet, tempat sholat dan fungsi lainnya, yang terpenting keamanan alat kerja yang ada karena kita pernah kehilangan monitor dan laptop.

Masih banyak yang dilakukan dalam tataran aturan hidup kita melanggarnya, ditempat ini dapat berbuat apa saja, dapat berbuat dalam kebaikan atau keburukan, bagaimana penghuninya saja ketika salah satu penghuni melanggar aturan yang ada, bagaimana dengan penghuni yang lain? apakah kita menjaganya? Mungkin diperlukannya kontrol dari apa yang dilakukan dengan parameter alat ukurnya jelas bukan hanya prestasi dari proses pembelajaran tetapi budi pekerti dalam hidup sehari-hari.

Poskoku

Posted on Oktober 27th, 2008 by admin in rasakan

Di tempat ini menapakan kaki sekitar 2 tahun lalu, nama posko dia diberikan karena untuk para relawan ketika bencana Tsunami Aceh diakhir tahun itu, tempat sebagai kantor atau aktivitas kontroling informasi. Awal pertemuan satu sama lain berkenalan berkomunitas menyatukan salah satu ide gagasan yang tercurah dalam media terknologi informasi.
Ditempat ini juga yang menjadi saksi bagi sebagian rekan-rekan berbagi cerita, tempat ini sangat berkesan bagiku selama ini, disini menjadi gudang cerita-cerita bahagia, senang sedih dan lainnya bahkan cerita cinta juga telah menghiasi bagi yang pernah singgah di tempat ini.

Selama 3 tahun lebih komunitas ini berlabuh datang dan pergi, dapat sebagai alamat identitas diri selama di ibu kota Jakarta, termasuk aku sendiri pernah tinggal lebih lama dapat merasakan bagaimana suasana ketika rekan-rekan berkumpul bercanda berbagi cerita atau sekedar mencari ketenangan diri ketika memang tempat ini bersahaja terhadap lingkungan sekitarnya.

Berjalannya waktu bagi siapa saja yang menghiasi tiap sudut tempat ini merasakan kesan tersendiri hingga saja di akhir bulan september 2008 bertepatan menjelang hari raya idul fitri 1429 H, tempat ini akan kosong, karena ditinggalkan penghuni untuk mudik ke kampung halamannya masing-masing. Saur dan masakanku yang terakhir untuk sementara dimasa lajang kupersembahkan buat mereka dengan menu yang mereka gemari nasi liwet lalapan ikan asin diatas daun pisang penuh kebersamaan terasa salam perpisahan untuk berhari raya dengan keluarga sudah didepan mata. Rasa syukurku hingga pada saat itu masih dengan eratnya tali persaudaraan diantara kami.

Dan ternyata memang benar itu yang terakhir untuk berkumpul seperti itu, dikarenakan posko itu akan berakhir pada akhir September 2008 dan tidak akan diperpanjang kembali masa sewanya, setelah hari raya harus mencari tempat kembali sebagai posko. Terima kasih poskoku yang telah memberikan keteduhan dari panasnya kota Jakarta, kucuran dari langit air hujan ketika tercurah, hantaman angin berhembus, poskoku yang telah memberikan inspirasi, mendengarkan jeritan-jeritan hati, gundah yang menerpa, tersenyum pada saat gembira.

Terima kasih poskoku. Jl. Mampang Prapatan XI/3A Jakarta Selatan.

pindahan 19 Oktober 2008

Posko Baru : Jl Praja Dalam No.1 RT 06/05 Kebayoran Lama Selatan Jakarta Selatan.

mana monitornya?

Posted on September 16th, 2008 by admin in rasakan

jika di uji karena kita sudah menapaki pembelajaran, sudahkah kita belajar? untuk naik tingkat yang lebih tinggi? uji coba sebelum ujian yang sebenarnya, akan ditegur jika sudah keluar dari jalur , tahukah mana yang benar? mana yang samar-samar?

senin pagi ketika dibukanya minggu baru dalam bekerja, dikejutkan dengan berkurangnya populasi monitor dikantor, 3 monitor flat dan 1 laptop salah satunya monitor saya yang berpindah tangan atau berpindah tempat yang merawat, yah semoga tetap dirawat dengan baik itu monitor, saya mencoba untuk ikhlas pasrah bersabar karena sedang berpuasa.

tanpa banyak cerita kejadian begitu saja, sepertinya yang bekerjapun tak terpengaruh akan hal itu, semoga saja begitu.
semua terjadi pada saat akan melakukan syukuran atas hari berkibarnya bendera perusahaan ini yang berusia masih balita . . . . ha . . . . . haw . . . .

ada hikmah disuatu kejadian, maunya pada saat itu kita tetap buka puasa bersama saja, dengan bahan renungan apa yang kita alami, dengan miris hati, mungkin saja lupa akan kewajiban-kewajiban kita, mungkin saja ada yang tersakiti dengan sikap tutur kata sehari–hari, untuk itu saya dengan ketulusan hati pada bulan baik ini ijinkan mohon maaf jika ada khilaf.
hikmah yang lainnya mungkin saja akan diganti dengan yang lebih baik lagi, atau kita belum pantas memiliki itu semua, seketika saja terlintas saya merindukan ketika belum mempunyai apa-apa, belum seperti sekarang ini. kejadian ini apakah suatu anugrah atau hadiah?
sudah saya nantikan hari itu dengan memberikan hadiah dihari jadinya pada sabtu kemarin, persembahan yang sudah disiapkan buat kita bahan mengkaji diri agar semua dapat mengingat kembali seperti apa kita dulu setahun lalu, hari ini, dan akan datang. sekarang file itu masih tetap ada sebagai hadiah yang tertunda.

kiri atas/bawah : pengrusakan pada pintu dalam

tengah               : pengrusakan pintu luar sebagai akses utama

kanan                : meja kerja yang tanpa monitor

mohon padaMu

Posted on Juni 13th, 2008 by admin in rasakan

ku bersyukur padaMu ya rabb sang pemilik alam raya ini, yang telah mempertemukan arti tentang hidup dan mempertautkan hati ini dalam satu rasa yang indah, semoga rasa yang telah kau beri tetap ada dalam bimbinganMu sehingga senantiasa engkau ridhoi peliharalah hati ini agar tetap lembut dalam bertutur santun dalam bertindak serta bukakanlah untuk dapat melangkah hadir dalam surgaMu yang telah kau janjikan kepada hamba beriman.

ku berterima kasih padaMu yang telah memberiku rasa cinta dan sayang nan indah, semoga ini tidaklah lekang dalam serpihan waktu. tidak ada kesempurnaan dalam manusia siapun itu, kuberharap kehadiranku mampu menyempurnakan hidupmu juga hadirmu akan kujadikan penyempurna disisa hidupku. ampunilah dengan segala maaf yang terhormat jika tutur sapaku dan tingkah laku mengundang amarahmu yang tak tertahankan mengoreskan luka hatimu yang teramat sangat semua itu dengan izinnya akan kuhapus lukamu sebagai rasa penghormatanku padamu dengan rasa cintaku yang tulus dan ikhlas.

dimanakah kini

Posted on Juni 9th, 2008 by admin in rasakan

disaat terpejamnya mata ini di kala tidur tertutupkah mata hati ? air mata bercucuran ketika kita menangis ? tak nampak elok yang terbayang di dunia tak nyata kutemukan keunikan dalam dirinya seiring sejalan menuju ridhonya larut hanyut dalam keunikan dan keanehan cinta melepaskan seseorang bukan akhir dari dunia sesuatu yang ingin tetap di gengganmnya tak kuasa ditinggalkannya dengannya merajut awal suatu kehidupan baru yang tengah mencari kebahagiaan untuknya terus mencoba untuk berbahagia bersamanya

aku terbiasa menghargai betapa pentingnya seseorang yang telah menyentuh kehidupanku hendak ku balas dengan apa yang dapat kuberikan sebenarnya cinta adalah ketika kau menitikkan air mata walaupun tak memperlihatkan dihadapannya masih ingin peduli terhadapnya meskipun ketika dia tidak mempedulikanmu masih dengan ketulusan hati bersabar mendengar bisik garangnya menunggunya dengan setia merangkul keluhannya disaat aku juga tak kuasa mendengar keluhan itu ketika dia mulai berpaling darimu untuk mencintai orang lain kamu masih bisa tersenyum seiring berkata kebahagiaanku hanya untukmu dikala dengannya bebaskan hatimu tanpa terbelenggu kembali kealam tanpa batas suatu saat nanti akan menyadari, bahwa kamu telah menemukan cinta dan pernah kehilangan cinta

ketika cinta itu hilang, semangatmu tidak perlu mati atas nama cinta bangkit kembali meskipun berkali terjatuh berjiwa besar itulah yang kan menghargai keinginan mengkaji diri bagian dari perjalanan hidup menyadari atas kesalahan, tidak semestinya cinta ini ada dalam hatinya tak ingin pada pilihan yang salah karena sebagai penghargaan dari apa yang telah di beri dapat selamanya menunggu ketika kamu meminta waktu dan berkata “tunggu dulu ya sebentarnya saja” tetap ada disampingnya ketika kamu memintanya untuk pergi menjauh dari ku pada saat kamu barucap “ohh maaf ya. . . . maaf. . . . aku lupa” ! ! ! dia selalu mencoba tuk mengerti karena dia kawan sejati membuka pintu hati sebelum diketuk meskipun belum diperbolehkannya bagaimana kamu memaafkan ketika dia berbuat salah bukan untuk melupakan karena kamu mencintainya bukan hanya mendengarkan saja tapi bagaimana memberikan solusi atas keluhannya bukan hanya melihat saja tapi dapat merasakan apa yang dirasakan usapkanlah airmatanya ketika bercucuran dengan kesedihan yang teramat sangat akankah dapat merasakan perihnya hati yang ternyata lebih menyakitkan luka dihatimu yang takkan pernah hilang,tak peduli sayang tertumpah dalam cinta.

kita jarang peduli Ketika cinta itu tulus, meskipun diacuhkannya berbahagia dalam ketulusan cinta yang mulia ketika meraih itu tak harus berhenti mencintai seseorang dikala dia tak mencintaimu tak percuma hatimu dapat mencintai seseorang yang kau sayang pahami pula cinta itu akan bahagia ketika melepaskanya dan besemayam

dalam kelembutan hati selain aku bodohnya aku mengapa tak memperjuangkan atas hak cinta itu kalau benar-benar mencintai seseorang janganlah sekali-kali memberi ruang gerak tuk lepas bila dia tidak membalasmu, barangkali dia tengah ragu dalam mencari, jangan percaya mencintai tanpa suatu balasan, karena tentu pasti ada, bisa saja cintamu yang tak pernah mengungkapkan isi hatinya padamu, bisa saja itulah cinta sejatimu karena takut ketika itu terungkap kamu akan berpaling dan memberi jarak perlahan tanpa suara hingga senyap seketika itu pergi dan menghilang. ouuuh . . . . .!

akankah aku tahu dan menyadari apa isi hatimu tersadar itu semua ketika tidak sanggup tuk menyadarinya mengapa tak jujur dalam hati tuk mengungkapkan bila mencintainya, meskipun kau tak tahu apakah cinta itu ada juga padanya untukku?

masih dalam pencarian semoga saja akan segera terungkap

November 07 2035 wib

toga sarjana yang melayang

Posted on Juni 6th, 2008 by admin in rasakan

tuntutlah ilmu walau sampai negeri cina dari buaian hingga terpisahnya hayat di badan

dari hanya menangis hingga tak terbatas bagitu luasnya ilmu penguasa kehidupan

bertahun bergelut dengan buku mencari pembenaran, agar berguna bagi sesama

hingga saat ini wajib kucari agar dapat dihargai lambang kebanggaan diri dalam edukasi

ayah,bunda hanya ini yang bisa anakmu berikan dengan bertoga, ijazah ditangan

inikah yang dapat membuatmu bangga?

dari doamu akan ku buktikan

hingga tidaklah terabaikan semua pengorbanan untukku tetapi,

maafkanlah jika belum dapat meraihnya ampunilah jika usaha belum maksimal

bukan karena tidak adanya kesempatan tapi aku harus menjalani kehidupan ini

dengannya dalam hidup yang baru janganlah menyesal karena belum meraihnya

takkan terhina hidup ini tanpa itu semua waktu takkan pernah kembali

kapan toga itu ku kenakan diraga? tanda keberhasilankah?

masih harus dibuktikan!

banyak yang berhasil tanpa dari edukasi yang tinggi banyak yang berhasil dengan segala kekurangan

tidak sedikit lulusan perguruan tinggi dalam kekurangan

toga sarjana

kubayang bayang semakin melayang kumenerawang semakin menghilang

apapun hasilnya atas segala usaha setidaknya sudah melakukan yang terbaik bagi hidup ini

toga sarjana

hanya dalam impian, akankah semua menjadi nyata? tetaplah bermimpi teman karena dengan mimpi kita hidup

dengan begitu ini bukan akhir segalanya

november 07, 7′55 wib