Archive for the ‘dilihat’ Category

Pembinaan SDM

Posted on Oktober 28th, 2009 by admin in dilihat

Pembahasan manajemen sumberdaya manusia di suatu perusahaan/syarikah sesungguhnya merupakan bagian integral dari sebuah proses pembinaan menyeluruh yang menjadi tanggung jawab manajemen perusahaan guna memastikan terbentuknya SDM yang kafa’ah (cakap dan ahli), amanah (terpercaya) dan himmatul amal (beretos kerja tinggi). Pembinaan yang dimaksud bertumpu pada tiga aspek: (1) syakhshiyyah Islamiyyah atau kepribadian Islamnya, (2) skill atau keahlian dan keterampilannya, dan (3) kepemimpinan dan kerjasama timnya.

Pembinaan Syakhshiyyah Islamiyyah

a. Pengertian Syakhshiyyah Islamiyyah

Syakhshiyah Islamiyah atau kepribadian Islam adalah perpaduan antara aqliyah Islamiyah (cara berpikir Islami) dan nafsiyah Islamiyah (sikap jiwa Islami). Aqliyah Islamiyah adalah berpikir dengan asas Islam, atau berpikir dengan menjadikan Islam satu-satunya sebagai standar umum (miqyas ‘am) bagi segala pemikiran tentang kehidupan. Sedangkan nafsiyah Islamiyah, adalah sikap jiwa yang menjadikan segala kecenderungan (muyul) berpedoman dengan asas Islam, atau sikap jiwa dengan menjadikan Islam satu-satunya sebagai standar umum (miqyas ‘am) bagi segala pemuasan kebutuhan manusia (An Nabhani, 1994).

Dalam berbagai nash Al Qur`an dan As Sunnah, akan dapat ditemukan bagaimana Islam memerintahkan para penganutnya untuk memiliki aqliyah Islamiyah, yakni memandang fakta dengan standar Aqidah Islamiyah. Misalnya, suatu saat pernah terjadi gerhana matahari pada zaman Rasulullah SAW yang bertepatan dengan meninggalnya Ibrahim, putera Beliau. Saat itu orang-orang mengatakan bahwa gerhana matahari terjadi karena meninggalnya Ibrahim. Maka berkatalah Rasulullah SAW :

“Sesungguhnya matahari dan bulan adalah tanda-tanda kekuasaan Allah. Tidaklah keduanya mengalami gerhana karena mati atau hidupnya seseorang.”

Dengan sabdanya itu, Rasulullah SAW telah membimbing cara berpikir shahabat untuk berpikir Islami, yaitu menjadikan Aqidah Islamiyah sebagai standar berpikir untuk menilai segala sesuatu. Rasulullah SAW telah mengarahkan pemikiran para shahabat untuk memandang bulan dan matahari serta segala sifat-sifatnya – seperti terjadinya gerhana pada keduanya - sebagai tanda keberadaan dan kekuasaan Allah, bukan sebagai benda yang dipengaruhi atau mempengaruhi perjalanan nasib seseorang. Dengan kata lain, Rasulullah SAW telah mengkaitkan alam semesta dengan Aqidah Islamiyah, sesuai firman Allah SWT :

“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang, terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang yang berakal”
(QS Ali Imran : 190)

Selain itu dapat dijumpai pula berbagai nash Al Qur`an dan Al Hadits yang bertujuan untuk membentuk nafsiyah Islamiyah, yaitu kecenderungan terhadap sesuatu yang selalu terkait dengan Aqidah Islamiyah. Allah SWT telah berfirman :

“Katakanlah, ’Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan (dari) jihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik.”
(QS At Taubah : 24)

Rasulullah SAW bersabda :

“Tidak beriman (dengan sempurna) seseorang dari kalian sampai diriku lebih kalian cintai dari anaknya, bapaknya, dan semua manusia.”

“Tidaklah beriman (dengan sempurna) salah seorang di antara kalian hingga hawa nafsunya tunduk kepada apa yang kubawa (Islam).”
(HR. Imam Nawawi)

b. Pembentukan Syakhshiyyah Islamiyyah

Pembentukan syakhshiyah Islamiyah (takwin asy syakhshiyah Islamiyah) dalam diri seseorang ditempuh melalui 2 (dua) tahapan. Pertama, mewujudkan atau menanamkan aqidah Islamiyah kepada diri seseorang agar dia jadikan aqidah atau pandangan hidupnya. Kedua, membangun cara berpikir dan kecenderungan atas dasar Aqidah Islamiyah. Seorang muslim yang telah memiliki aqidah Islamiyah itu menjadikan aqidah Islamiyah itu sebagai landasan (qaidah) dalam melakukan proses berpikirnya sehingga dia memiliki pola berpikir Islami (aqliyah Islamiyah) sekaligus menjadikan aqidah itu sebagai landasan (qaidah) dalam mengatur dan mengendalikan tingkah lakunya serta keinginan-keinginannya (nafsiyah Islamiyah).

Setelah terbentuk syakhshiyah Islamiyah dalam diri seorang muslim bukan berarti dia terus diam berpangku tangan. Justru dia harus merawat dan membina syakhshiyah yang telah terbentuk itu. Sebab, pembentukan syakhshiyah itu sendiri bukan berarti pembentukan yang bersifat abadi yang kemudian tidak bisa berubah-ubah lagi. Tidak ada jaminan bahwa seorang muslim akan seterusnya ber-syakhshiyah Islamiyah. Faktanya, seseorang bisa saja mengalami perubahan aqidah atau penyimpangan kecenderungan. Kadang-kadang terjadi perubahan yang menyebabkan orang tersesat atau menjadi fasik lantaran dia berbuat maksiat. Karena itu, setiap detik dalam hidupnya seorang muslim harus terus memperhatikan dan mempertahankan cara berpikir dan kecenderungan atas dasar Aqidah Islamiyah.

Maka, jadikan perusahaan kita benar-benar sebagai wahana untuk menggapai bisnis yang penuh ‘berkat’ dan berkah, salah satunya dengan memastikan seluruh karyawan kita memiliki kepribadian Islam. Insya Allah.

Sumber : SEM Institute, Strategic and Marketing Research, Training and Consulting
dari buku Menggagas Bisnis Islami tulisan M Ismail Yusanto dan M Karebet Widjajakusuma

Catatan :
Hak cipta milik Allah Swt, karenanya jika dalam tulisan ini terdapat kebenaran dan kemaslahatan, maka dianjurkan untuk menyebarluaskannya sebagai amal jariyah. Tanpa perlu izin dari penulisnya. Jazakallahu

Poligami

Posted on September 29th, 2009 by admin in dilihat

poligami

Poligami Club” Tuai Kontroversi di Malaysia

Peluncuran sebuah klub untuk mempromosikan poligami telah menghidupkan kembali perdebatan tentang isu panas di kalangan Muslim Malaysia. Para pendukung poligami mengatakan bahwa poligami justru untuk menolong para wanita dan menghindari adanya perzinahan sedangkan kubu yang kontra poligami mengatakan hal tersebut lebih merupakan sebuah perbuatan yang melanggar hak-hak perempuan.

“Kami ingin mengubah cara orang melihat poligami, sehingga poligami akan terlihat sebagai sesuatu yang indah dan bukan sesuatu yang menjijikkan,” kata Hatijah Aam, pendiri dari “Poligami Club”, kepada The Canadian Press pada hari Senin kemarin.

“Apa yang salah dengan berbagi suami? Aku sudah melakukannya selama hampir 30 tahun. “

Klub yang memiliki 300 suami dan 700 istri, bertujuan untuk membantu para ibu tunggal, mantan pelacur dan wanita yang telah berumur namun belum menikah.

Pendiri berharap proyek ini akan memberikan contoh rumah tangga yang bahagia untuk melawan aktivis hak-hak perempuan yang mengatakan beberapa pasangan dan anak-anak menderita dalam perkawinan poligami.

“Beberapa orang memperlakukan poligami sebagai bahan tertawaan karena mereka tidak sepenuhnya memahami hal itu,” kata seorang suami Ikramullah Hatijah, yang berprofesi sebagai pengusaha.

“Tapi bagi sebuah komunitas yang mempraktekkan hal itu akan tahu bahwa hal tersebut bukanlah sesuatu yang aneh.”

Kartini Maarof, seorang pengacara, percaya bahwa poligami dapat melayani seorang ibu yang bercerai dengan baik.

Satu dekade yang lalu, ia telah mengatur pernikahan suaminya dengan seorang kliennya yang telah bercerai, seorang ibu dengan tujuh orang anak.

“Tentu saja pada awalnya anda akan kehilangan suami anda dan ada perasaan berkompetisi dan kecemburuan yang mendalam,” kata Kartini.

“Tapi setelah beberapa saat, anda mencoba untuk menjadi teman dan Anda akan belajar bagaimana saling berbagi masalah satu sama lain.”

Poligami merupakan hal yang legal bagi umat Islam.

“(Poligami) adalah sebuah budaya yang tidak dianjurkan dalam masyarakat kami,” kata Shahrizat Abdul Jalil, menteri perempuan Muslim yang bertanggung jawab atas kebijakan keluarga.

Oposisi

“Sisters in Islam”, sebuah kelompok advokasi berkampanye menentang poligami, sambil membantah argumen masyarakat yang pro-poligami.

“Jika orang memilih untuk monogami, ada cukup pria untuk setiap wanita,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Sharifah, 42 tahun, eksekutif bisnis, merupakan salah satu contoh.

Dia punya pengalaman pribadi dengan masalah poligami ketika suaminya 15 tahun yang lalu menceritakan berencana menikahi seorang ibu dari tiga yang telah bercerai.

“Saya merasa seperti dongeng saya telah berakhir,” kata Sharifah, seorang ibu dari dua anak ini mengenang.

“Dia adalah belahan jiwaku … Saya tak percaya hal itu terjadi. Lalu saya mulai berteriak kepadanya.”

Suami akhirnya menyerah untuk memiliki istri kedua setelah mengalami beberapa konseling perkawinan.

“Perempuan harus tetap berdiri. Kita harus lebih progresif. Kita tahu hak-hak kita,” kata Sharifah.

“Saya tidak akan masuk ke dalam perkawinan poligami. Saya tahu saya pantas menerima yang lebih baik.”

Islam melihat poligami sebagai jawaban yang realistis untuk beberapa kesengsaraan sosial seperti perkara perzinahan dan menyelamatkan kondisi hidup seorang janda atau seorang perempuan yang diceraikan.

Seorang Muslim yang mencari istri kedua atau istri ketiga bagaimanapun harus dipastikan dapat memperlakukan mereka semua secara adil dan setara.(fq/iol)

eramuslim.com

Remaja

Posted on Juli 29th, 2009 by admin in dilihat

MALANG–bkkbn online : Hasil penulusuran Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Malang yang menyebutkan enam penderita HIV/AIDS masih berusia antara 15-18 tahun, menyimpulkan bahwa perilaku pelajar di Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim) membutuhkan perhatian serius masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang Agus Wahyu Arifin, mengaku prihatin dengan adanya beberapa pelajar yang tertular HIV/AIDS. Boleh jadi tertularnya virus HIV/AIDS terhadap para pelajar melalui hubungan seks. “Saya prihatin HIV/AIDS mulai menyerang pelajar di Malang,” katanya. Jum’at (24/7).

Untuk mengantisipasi semakin merebaknya virus HIV/AIDS di kalangan pelajar, KPA Kabupaten Malang merencanakan akan menggandeng Dinas Pendidikan (Dispendik), Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), serta Departemen Agama (Depag) Kabupaten malang. Langkah yang dilakukan adalah dengan mengoptimalkan sosialisasi terhadap pelajar bahwa virus HIV/AIDS merupakan penyakit mematikan.

Agus optimistis jika langkah yang dilakukan ini akan menuai hasil. Apalagi Depag sudah memiliki 350 penyuluh lapangan yang aktif berkeliling di sejumlah sekolah. Berdasarkan data Depag, mereka dinilai sudah terlatih melakukan pendekatan terhadap pelajar dan pemuda.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Malang sebagai institusi pengendali moral, juga akan dilibatkan. “Ceramah-ceramah keagamaan seperti khotbah itu kan bisa disisipi tentang bahaya virus HIV/AIDS,” kata Agus Wahyu.

Untuk meminimalisasi penularan virus HIV/AIDS di kalangan pelajar semakin terkendali, Dinkes juga mengimbau para PSK (Pekerja Seks Komersial) dan pemilik wisma di lokalisasi agar tidak melayani pelanggan pelajar. “Agar jangan terjadi penularan di kalangan pelajar. Namun kampanye pemakaian kondom juga tetap digalakkan,” ujar Agus.

Jumlah penderita HIV/AIDS di Kabupaten Malang selama sembilan tahun ini telah mencapai 370 orang penderita. Mulai 1991 sampai 1999, dipastikan terdapat 38 penderita yang sudah meninggal. Data tersebut merupakan penderita HIV/AIDS yang sudah terdeteksi. Diperkirakan untuk penderita yang tidak terdeteksi bisa mencapai 3700 orang lebih.(sz/sbp).
http://www.bkkbn.go.id/Webs/DetailBerita.php?MyID=504

Ini salah satu contoh potret buram remaja
saya tidak setuju seorang PSK disebut sebagai “pekerja” bukan kah kita juga sebagai perkerja?
Sex adalah kebutuhan manusia dewasa yang harus disalurkan dengan benar diterapkan melalui suatu pernikahan yang sah.

“Agar jangan terjadi penularan di kalangan pelajar. Namun kampanye pemakaian kondom juga tetap digalakkan,”
apakah ini sebagai legitimasi sah nya melakukan hubungan sex? sehingga berasumsi sah melakukan hubungan sex dengan menggunakan kondom.

Remaja usia sekolah yang sudah melakukan sex pra nikah 63%, aborsi dilakukan tiap tahun 600.000 sampe 780.000 remaja mereka berusia antara 15-24 tahun.Hampir setengahnya 47,54% atau 17 juta remaja kehilangan masa depan.
Melihat dengan data diatas sebagai cerminan remaja ini korban gaya hidup glamour sebagai parameter yang digaungkan oleh para publik figur seperti artis dengan gaya hidupnya yang didukung oleh media masa cetak maupun elektronik serta acara-acara kontes bakat yang menjanjikan meraih mimpi ketenaran materi secara instant.

masa yang akan datang bangsa ini akan menjadi bangsa yang lemah ketergantungan kepada bangsa lain, karena kehilangan generasi pemimpin yang kuat dan tangguh pada masa akan datang.
Masyarakat pemerintah semua harus berusaha memahamkan kondisi ini agar menjadi kesadaran bersama, bahwa sekarang dibutuhkan peraturah hidup dengan sistem islam secara kaffah yang dilakukan oleh institusi negara.

pelatihan itu

Posted on Januari 27th, 2009 by admin in dilihat

Akhir tahun 2008 sebagian Myindo disibukan dengan keliling kota dalam pekerjaan institusi pemerintah, saya pernah merasakan pekerjaan ini walau hanya satu tempat saja, akhir tahun yang sangat padat hingga tidak mungkin keluar kantor untuk waktu 2 atau 3 hari dalam tiap kotanya, mungkin rezeki saya saat ini harus mengurusi sebagai calon orang tua yang baik dengan istri bagi anak saya nanti.  Walau ada emosional tersendiri dengan pekerjaan ini mudah-mudahan buat saya ada ditahun akan datang.

memanusiakan manusia

Posted on Nopember 7th, 2008 by admin in dilihat

Ini cerita tentang persahabatan, juga tentang hal-hal kecil yang memanusiakan. Kita tidak akan menyadarinya sampai suatu waktu seseorang mengungkapkan betapa berartinya hal kecil yang pernah kita lakukan untuk orang lain.

Ada yang selalu dilakukan Hendi setiap pagi dan sore di kantornya. Sebuah sapaan khas selalu diucapkannya setiap pagi kepada Surya, office boy (OB) kantor tempatnya bekerja. “Assalaamu’alaikum mas Surya, apa kabar? Keluarga sehat?” tentu saja yang disapa merasa senang dan membalasnya dengan senyum. Begitu pun setiap sore menjelang pulang, setiap kali berpapasan dengan Surya, “Mas Surya, saya pulang dulu ya, salam buat keluarga di rumah. Assalaamu’alaikum”.

Kadang jika siang hari, saat semua karyawan bergegas keluar kantor untuk makan siang, Hendi terlebih dulu mampir ke pantry menemui Surya. “Sudah makan siang mas?” yang ditanya selalu menjawab dengan senyum khasnya plus sejumput kalimat singkat, “saya sudah bawa pak, silahkan bapak makan duluan”. Hendi tak sekadar menyapa, sebetulnya dia sudah tahu jika hampir setiap hari Surya selalu membawa kotak makanan yang disiapkan isterinya dari rumah.

Tidak setiap hari Surya membawa kotak makan, Hendi tahu itu. Sebab ia sering membuka lemari di pantry tempat Surya biasa menyimpan kotak nasinya. Begitu ia tak mendapati kotak nasi, maka bukan pertanyaan “sudah makan siang mas?” melainkan sebuah ajakan tak berbunyi. Hendi menarik tangan OB itu dan mengajaknya ke kantin untuk makan bersama. Meski seringkali Surya menolak halus, “maaf pak, saya harus menuangkan air putih ke gelas-gelas yang sudah kosong”.

Suatu hari, Hendi mengajukan surat pengunduran diri dari kantornya. Ia mendapat tawaran bekerja di perusahaan lain dengan jabatan yang lebih tinggi dan sudah pasti gaji yang juga lebih besar. Karena Hendi merupakan salah seorang manager terbaik di perusahaan itu, pimpinannya berupaya mencegah Hendi meninggalkan kantor itu. Demi dapat menahan lelaki itu pindah pekerjaan, pimpinannya menawarkan promosi jabatan dan gajinya dinaikkan.

Namun Hendi tak bergeming dengan tawaran itu. Tekadnya sudah bulat untuk berpindah kantor. Pun seorang Sarah yang menahannya, lelaki itu tetap pada pendiriannya. Sarah, gadis cerdas, cantik dan profesional yang selama hampir setahun dekat dengan Hendi tak berhasil membuat Hendi mengurungkan niatnya.

Selama lebih dari dua pekan, segala upaya pimpinan dan semua rekan kantornya menahan Hendi tak membuahkan hasil. Sampai akhirnya hari yang ditentukan itu pun tiba. Hendi memeluk satu persatu rekan kerjanya, mulai dari pimpinan perusahaan, para manager partner kerjanya, dan semua staff di perusahaan itu. Tetes air mata Sarah pun tak membuat hatinya mendung, “kita masih bisa bertemu kok…”, katanya.
Orang terakhir yang hendak dipeluk Hendi adalah Surya. Sang OB yang sejak mengetahui rencana kepindahan ‘sahabatnya’ itu sering terlihat murung. Hendi mendekati Surya dan memeluk tubuh kecil lelaki itu. Saat memeluk sang OB, terasa gerimis di hatinya mendengar kalimat, “selama saya bekerja di sini, hanya pak Hendi yang benar-benar memanusiakan saya. Saya tidak tahu apakah masih bisa mendengar sapaan di pagi, siang dan sore seperti yang biasa bapak lakukan untuk saya…”

Pelukannya semakin kuat dan Hendi merasa tak ingin melepaskan Surya. Ia menjatuhkan tas di tangannya dan meminta Surya untuk meletakkannya kembali ke meja kerjanya. “Tolong letakkan kembali barang-barang saya di meja kerja saya ya mas…” pintanya.

Ketika tidak ada yang mampu membuat seseorang mengubah pendiriannya, sahabat bisa. Sapalah sahabat, dan lihatlah betapa berharganya Anda baginya.
Oleh Bayu Gawtama
eramuslim.com

spesial untuk sang office boy yang sedang pemulihan badan. tetap jaga kesehatan yang katanya orang pintar itu tidak pernah masuk angin. :)

amanah baru

Posted on Juni 25th, 2008 by admin in dilihat

Disisa kekuatan iman seperti sekarang ini, ingin aku menambahkanya dalam kebaikan, bertambah ilmu dan amanah akan ditunaikan, serta penyimpangan dan kemungkaran yang tidak baik akan berusaha dilenyapkan ataupun berkurang.

bertambah pula amanah hari ini sebagai pengganti rekan kerja, ehmm . . . .

ini tantangan baru aku harus coba, berusaha untuk bisa, mohon bantuannya juga ya ! doakan saja semoga dapat aku jalankan hingga selesai, bukan hanya itu untuk esok hari dibagian lain akan ada lagi untuk sebagai pengganti, karena beliau mengikuti pelatihan selama 2 hari.
hendaklah para pemimpin dan atasan memberikan keteladanan yang baik kepada bawahan, ini cermin aku masa depan yang ditanamkan sekarang.

pekerjaan ini adalah amanah sebagaimana halnya kita menunaikan shalat,zakat, puasa maka laksanakanlah pekerjaan tersebut dengan benar. karena aku percaya bahwa yang diberi amanah itu hendaklah bertaqwa kepadaNya! sebagai orang-orang terpilih akan menunaikan amanatnya, serta menepatinya sebagai ciri orang beriman.

Aku tidak berambisi untuk memegang jabatan tertentu, bukan karena aku tidak yakin dengan kemampuan sendiri, juga bukan karena aku punya stabilitas moral yang mantap, karena semua sudah mendapatkan posisi dan rezekinya masing masing yang berbeda, lakukanlah bersyukur dengan apa yang sudah didapatkan sekarang.

Maha pemberi rizki sedang membentuk aku, apakah dapat menjaga amanah ini?

mungkin menguji dengan banyak masalah, mulai dari masalah keluarga, orang tua, teman-teman tempat kerja, bisa saja berupa berhutang.

aku harus menjadi kebanggaan bagi mereka menjaga melaksanakan amanah ini,dan yang betul-betul memiliki keahlian akan hal ini, juga dapat dipertanggungjawabkan keamanahannya. semoga . . .

secret code

Posted on Juni 20th, 2008 by admin in dilihat

ada email masuk berisikan :

*Coba yah, menarik deh,*
 
*Hanya orang yang mempunyai kemampuan lebih yang dapat membuka File ini.
Jika seandainya Anda sukses membuka File ini maka Anda akan menemukan
nama-nama orang yang pernah dan bisa membuka file ini. Nah sekarang giliran
Anda untuk mencobanya!*
 
*Seorang laki-laki mau masuk ke ruang kerjanya, tetapi ia lupa dengan
passwordnya, yang dia ingat hanya lima angka. Berikut petunjuk untuk lima
angka tersebut:*
 
*1. Angka ke lima di tambah angka ke tiga sama dengan empat belas*
 
*2. Angka ke empat lebih besar satu angka dari angka ke dua*
 
*3. Angka pertama lebih kecil satu angka dari dua kali angka ke dua*
 
*4. Angka ke dua di tambah angka ke tiga sama dengan sepuluh*
 
*5. Jumlah keseluruhan angka tersebut sama dengan tiga puluh*
 
* Berapakah kelima angka tersebut?*
 
* Jawabannya merupakan kunci untuk membuka File tersebut.*
 
* Jika Anda berhasil membuka file ini silakan tulis nama Anda di dalam
daftar tersebut, dan kemudian kirimkan kembali ke teman dekat Anda…*
 
cuma lima angka doang . . . .

diluar kebiasaan

Posted on Juni 19th, 2008 by admin in dilihat

memperhatikan beberapa hari ini akan suasana kerja yang fluktuatif, yang sibuk, yang santai, pura-pura sibuk, lagi asik, eh . . . lagi asik terusik, maaf yah . . . ada yang mikirin yang ga perlu dipikir, ada yang ngerjain tapi dikerjain, senyum senyum ketawa ketawa marah marah diem diem cemberut cemberut manyun manyun . . . . . ko diulang-ulang sih ko diulang-ulang sih ko diulang-ulang sih . . . . ! sampe ada yang demi kepentinganya ga mau tau gimana caranya terpenuhi!. emang seberat beratnya kerjaan lebih berat lagi ga kerja. apakah efektif yang kita kerjakan?

akhir-akhir ini gw sering pulang malem, maunya efektif sebanding dengan apa yang didapet, mudah mudahan doain aja, demi kelangsungan ke depan akan seperti apa? kita bisa liat gambarannya apa yang kita kerjakan sekarang. segera tentukan arah langkahnya! pelajari bertahap tanya sana sini bulatkan tekad, pasti bisa! karena gw tidak mau seperti tujuan awal yang berantakan.
dukungan lingkungan sekitar sangatlah penting, gw mau ngerawat suasana yang ada biar lebih nyaman dalam suasana apapun, apakah tetep seperti kebiasaanya? apakah dengan lebih aktif? apakah dengan penuh semangat? apakah dengan berdiam diri? ataukah melakukan sesuatu yang baru?
maunya sih memberikan sesuatu yang berbeda dalam meningkatkan kualitas diri diluar kebiasaan.

blog itu . . . ?

Posted on Juni 11th, 2008 by admin in dilihat

terbesit tanya pada saat itu hanya tulisan tentang apa yang dirasa, dialami, cerita-cerita curhat atau apalah . . . . . . trus dikomentarin, diledekin, disanjung, diskusi onlen.
itu sementara yang ku tau, makanya nih lagi belajar, kira kira apalagi yah?

tapi ga salah juga sih, coba hal yang baru, hal yang tadinya tidak suka, kenapa orang-orang begitu betah yang kerjaannya nongkrongin kompi ato lepi, ya itu tadi salah satunya ngeblog

bagi elmu, tips, ato apalah tentang yang namanya dunia go blog ! ! !
makasih sebelumnya
salam :)

tujuan awal

Posted on Juni 10th, 2008 by admin in dilihat

disudut kamar berdua memendam rasa
Kategori : Liputan Khusus
contoh foto untuk berita

owh uuuuaaaaaleuh….

Bandung memang lautan asrama ehhhh asmara kaleee,,,,, yee!
memang itu judul pelem terasa buaaanget dech, nyatttaaaaa bro!
tapi disini tuh bukan nya ini Cimahi? kumaha atuh euy…..

rasa ini tidak ada lagi, rasa sayang memang mungkin akan berubah, walau begitu semoga saja akan lebih baik, karena yang kita rasakan harus dengan logika akan seperti apa? kemana? bagaimana? selanjutnya terserah anda yang katanya kesan pertama begitu menggoda.

kutipan content persiapan training

tulisan diatas ngalir begitu saja, pada saat persiapan training pengelolaan website, pertengahan tahun lalu, karena konsentrasi terpecah dari tujuan awal karena ada hal yang tak terduga terjadi. mungkin harus terjadi, saya yakin akan membawa lebih baik dan ternyata benar, ada hikmah dibaliknya.

mungkin saya saja yang tak bisa memprioritaskan mana yang jadi tujuan awal, mohon maaf saya tidak maksimal dalam hal ini, ini sangat memalukan bagi saya, semoga tak akan terjadi lagi, diusahakan tidak mengulangi kesalahan yang sama.
terima kasih atas semuanya.

didepan peserta pelatihan